Ketua DPD RI Tegaskan Peran Pesantren dalam Menjaga Etika dan Akhlak di Era AI

Ketua DPD RI Tegaskan Peran Pesantren dalam Menjaga Etika dan Akhlak di Era AI

Lombok Barat, Info Lombok —Ketua DPD RI Dr. Sultan Bahctiar Najamudin mengunjungi Ponpes Al-Hamidiyah Kediri Lombok Barat, didampingi Anggota DPD RI Dapil NTB Hj. Evi Apita Maya, S.H M.K.N, Staf khusus Ketua DPD RI Brigjen Imran Edwin Siregar dan sejumlah senator lainya, turut hadir juga Kapolres Lobar, AKBP Mellysa Amalia, S.H S.I.K dan dihadiri seluruh Santri hingga wali santri.

Sultan Bachtiar Najamudin menjelaskan di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang berkembang sangat cepat, keberadaan pesantren dinilai tetap krusial untuk menjaga etika, adab, dan hati generasi muda.
Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan Ketua DPD RI Dr. Sultan Bachtiar Najamudin di Ponpes Al-Hamidiyah Kediri Lombok Barat. Dirinya menekankan bahwa meskipun berbagai aspek fisik dan pekerjaan manusia saat ini mulai banyak digantikan oleh mesin serta teknologi canggih, pendidikan karakter di pesantren memiliki keunggulan yang tidak dapat diambil alih oleh teknologi.

“Kalau pendidikan dasar kita kuat seperti adik-adik semua di sini di pesantren, yang masih bisa dijaga itu ya adab, etika, dan hati. Itu yang harus dijaga dan membedakan kita dengan mesin serta teknologi,” ujar

Dalam kesempatan yang sama, disampaikan pula apresiasi terhadap Pondok Pesantren Al-Hamidiyah. Pertemuan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi, berbagi motivasi kepada para santri dan santriwati, serta mendorong potensi pesantren dalam mengembangkan pendidikan yang maju di era teknologi AI.

" Kami mengupayakan supaya Ponpes ini terus berkembang dan mampu mengembangkan pendidikan berbasis teknologi " lanjutnya

Pimpinan Ponpes, Al-Hamidiyah Dr. M. Iqbal Murad dalam sambutanya menegaskan pihaknya sangat mengapresiasi keringanan langkah ketua DPD RI mau berkunjung ke Ponpes Al-Hamidiah karena rencana kehadiran dari orang nomor satu di DPD RI telah lama di tunggu.

“Kami bersyukur bisa dikunjungi beliau Karena sudah lama Kami persiapkan kedatangannya” jelas Dr.M. Iqbal

Dirinya juga menjelaskan tentang aktivitas belajar mengajar di pondok yang terus saja berkembang dari tempat awal di tengah dusun di kediri Lombok Barat, berhasil diperluas ke desa Montong Are, sehingga terus berkembang hingga mampu mencetak kader umat dan bangsa yang akan menjadi pemimpin kedepanya.

" Kami berawal di tengah dusun dan terus berkembang hingga seperti ini" ungkapnya

Dalam kesempatan itu juga Sultan membagikan bantuan kepada santri, santri wati, dan menyerahkan bantuan juga kepada pengurus masjid mushola di Lobar. Mantan wakil gubernur Bengkulu 2013-2015 itu juga melakukan peletakan batu pertama asrama ponpes Al-Alhamidiyah.

Ditulis oleh

Info Lombok

Editor Info Lombok News