Perempuan muda asal Desa Gerisak Semanggleng, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur, Elisa Sasmita, berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih gelar Putri Berbakat Putri Hijabfluencer Nusa Tenggara Barat 2026.
Elisa yang saat ini masih duduk di kelas XI MA NW Pengkelak Mas mengaku tidak pernah membayangkan bisa berada di titik pencapaian tersebut. Perasaan haru, bahagia, dan syukur bercampur menjadi satu ketika namanya diumumkan sebagai pemegang gelar Putri Berbakat.
“Berada di titik ini adalah anugerah yang luar biasa. Mengikuti ajang Putri Hijabfluencer NTB 2026 memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya. Dipercaya memegang gelar Putri Berbakat adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab baru,” ungkap Elisa.
Bagi Elisa, gelar yang diraihnya bukan sekadar selempang penghargaan atau simbol kemenangan. Lebih dari itu, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa perempuan berhijab memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi, menunjukkan bakat, dan memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitar.
Bakat yang mengantarkannya meraih gelar tersebut adalah kemampuan di bidang vokal atau tarik suara. Namun, menurutnya, perjalanan mengasah bakat tidak selalu mudah. Berbagai tantangan dan kesulitan harus dihadapi sebelum akhirnya mampu tampil percaya diri di atas panggung.
“Dalam setiap proses pasti ada kesulitan dan kemudahan. Yang terpenting adalah tetap percaya pada diri sendiri, terus belajar, dan tidak mudah menyerah,” katanya.
Elisa berharap gelar yang diraihnya dapat menjadi jembatan untuk menginspirasi lebih banyak perempuan muda, khususnya yang berhijab, agar berani mengejar mimpi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kisah Elisa Sasmita menjadi bukti bahwa usia muda dan latar belakang daerah bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dengan kerja keras, ketekunan, dan kepercayaan diri, setiap anak muda memiliki kesempatan untuk bersinar dan membawa perubahan positif bagi sekitarnya.





